UAS Manajemen Pemasaran_Strategi Peningkatan Omzet Pada Produk Beras Merah Organik Melalui Pendekatan Manajemen Pemasaran

 1. Segmentasi, Targeting dan Positioning

A. Segmentasi 

Segmentasi diartikan sebagai proses mengelompokkan pasar dari yang heterogen menjadi homogen. Segmentasi ini tidak hanya berguna untuk memaksimalkan strategi-strategi pemasaran dan komunikasi, tetapi menentukan segmentasi pasar bahkan merupakan strategi awal pada rencana bisnis yang dapat mempengaruhi produk yang akan di kembangkan misalnya pada beras merah.

Segmentasi pasar yang diambil untuk produk beras organik ini antara lain:

a). Berdasarkan personal karakterisitk, maka beras organik akan dipasarkan kepada orang atau komunitas yang memiliki kesadaran terhadap kesehatan, atau kalangan yang memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan, biasanya orang-orang tersebut merupakan orang-orang yang secara ekonomi memiliki daya beli yang lebih (menengah-atas).

b). Berdasarkan geodemographic, segmen untuk beras organik akan dipasarkan untuk semua umur, atau dengan kata lain merupakan segmen keluarga menengah ke atas atau bisa dikatakan segmen keluarga mapan yang memiliki daya beli tinggi dan sadar akan kesehatan.

B. Targeting

Setelah ditentukan segmentasinya maka langkah kedua adalah menentukan targeting, targeting merupakan upaya perusahaan dalam memasarkan produknya dan membedakannya dari competitor.

Pemain dalam usaha beras organik relatif masih sedikit dan pasif (umumnya konsumen mencari) bukan produsen mencari, kebutuhan pasar modern seperti Hero, Giant, atau supermarket lain juga sangat tinggi, hal yang harus diperhatikan adalah stabilitas kualitas produk dan stabilitas kontiunitas produk dalam memenuhi kebutuhan pasar.

C. Positioning

Berdasarkan hal tersebut, pemain untuk beras organik masih relatif sedikit, sedangkan kebutuhan pasar akan beras organik cukup tinggi, sehingga pasar masih terbuka lebar, dan persaingan masih relatif sedikit, kendati demikian competitive advatage tetap diperlukan, produk beras organik yang dipasarkan merupakan beras yang pure organik, selain itu juga sebagai perusahaan atau produsen berusaha lebih dekat dengan konsumen dengan melakukan interaksi pasar misal sosialisasi produk organik di komunitas pecinta pangan organik dan sosialisasi kesehatan dan lain sebagainya.

2. Bauran Pemasaran

a). Produk yaitu roduk yang dijual atau ditawarkan adalah beras merah organik tanpa megandung bahan kimia

b) Harga, Keputusan harga harus diambil dengan hati-hati agar konsumen puas dan produk kita menjadi langganan. Maka dari itu, harga disesuaikan dengan kualitas produk beras merah.

c). Tempat, Tempat yaitu suatu kondisi lingkungan dimana digunakan sebagai kegiatan memasarkan produk beras merah. Biasanya seperti supermarket, swalayan dll

d). Promosi, Promosi dilakukan secara langsung di supermarket atau melalui media sosial.

3. Contoh Media Promosi Beras Merah Organik



4. Daya Saing Beras Merah Organik di Pasar Asean

Hal ini bukan tidak mungkin karena seluruh dunia butuh sehat, untuk sehat perlu pangan yang sehat juga. Tekait beras, selama ini yang diekspor dari Indonesia adalah beras khusus seperti beras organik, beras merah, beras hitam dan lainnya. Selain itu ada juga produk samping seperti dedak, bekatul, dan sekam. Memang ada banyak permintaan beras kemarin, namun karena terkendala pandemi covid jadi beberapa masih proses. Strategi yang harus dilakukan saat ini adalah harus memperbanyak negara dan memperbesar volume ekspor. Salah satu kiatnya dengan menambah wilayah binaan untuk mengembangkan lokasi berdaya saing dan bekerjasama dengan eksportir. Kementan telah memberikan beberapa dukungan fasilitas seperti dengan bantuan sertifikasi bagi pertanian organik, uji mutu hasil produk pertanian, peningkatan SDM pembina mutu, pengajuan rancangan SNI sebagai sertifikasi jaminan mutu, serta bantuan alat pascapanen.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial membuat banner sederhana dengan coreldraw