Bauran Pemasaran

Nama : Veby Adeardiana W.N

Nim   :180321100131

Kelas : C

    Bauran Produk atau product mix adalah kombinasi berbagai jenis produk yang di jual kepada masyarakat konsumen oleh sebuah perusahaan atau suatu unit usaha. Bauran produk terdiri atas semua lini produk yang ditawarkan oleh suatu perusahaan atau penjual, bauran produk memiliki 4 dimensi yaitu :

1. Widht (Kelerbaran Bauran Produk)

            Hal ini mengacu pada berapa banyak lini produk yang ditangani oleh perusahaan. sebagai contoh jika sebuah perusahaan memiliki 2 lini produk, maka kelebar bauran produknya adalah 2.

2. Leght(Kepenjangan Bauran Produk)

            Hal ini mengacu pada seluruh jumlah item atau produk dalam bauran produk itusendiri. sebagi contoh jika perusahaan memiliki 2 lini produksi dan 5 cabang untuk setiaplininya maka Kepanjangan Bauran Produknya adalah 10

3. Depth (Keadalam Bauran Produk)

          Hal ini mengacu pada berapa banyak variasi untuk setiap produk, variasi tersebutdapat berupa rasa, ukuran dan berbagai hal yang membedakan lainya contohnya jika sebuahperusahaan memproduksi pasta gigi dengan 3 ukuran yang berbeda dan memiliki 2 varianrasa maka kedalamanya adalah 6

4. Consistency (Konsistensi Bauran Produk)

            Hal ini mengacu padase berapa erat hubungan berbagai lini produk dalam penggunaanakhir, ketentuan produksi, saluran distribusi atau hal lainya sebagai contoh sebuah perusahanmungkin memproduksi, suplemen untuk kesehatan dan majalah kesehatan pada toko ritel.

Strategi pemasaran memiliki berbagai macam jenis, salah satunya yakni strategi pemasaran 4P. Strategi pemasaran 4P merupakan kumpulan alat pemasaran taktis yang terdiri dari product (produk), price (harga), place (tepat) dan promotion (promosi) yang dipadukan agar menghasilkan respon yang diinginkan di pasar.

Konsep Pemasaran Jasa

    Konsep bauran pemasaran tradisional (traditional marketing mix) terdiri dari 4P yaitu product (produk), price (harga), promotion (promosi), place (tempat atau lokasi). Sementara itu, untuk pemasaran jasa perlu bauran pemasaran yang diperluas (expanded marketing for services) dengan penambahan unsur non-traditional marketing mix, yaitu  people (orang) , process (proses) dan  physical evidence (bukti fisik), sehingga menjadi tujuh unsur (7P). Masing-masing dari tujuh unsur bauran pemasaran tersebut saling berhubungan dan mempunyai suatu bauran yang optimal sesuai dengan karakteristik segmennya.

Strategi pemasaran jasa merupakan rencana keseluruhan suatu perusahaan jasa agar konsumen potensial dapat menikmati produk yang diberikan.

Studi Kasus

STRATEGI PENGEMBANGAN DAN BAURAN PEMASARAN POTENSI KOMODITAS KOPI DALAM RANGKA PENGUATAN PASAR PRODUK PERTANIAN SECARA INTEGRATIF DENGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN BANYUWANGI

    Salah satu komoditas yang memberikan sumbangan perekonomian yang diperhitungan di sektor pertanian peningkatan daya saing dan agribisnis terpadu yang dapat memperbaiki kesejahteraan keluarga pekebun, salah satunya adalah komoditas kopi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan komoditas kopi dalam rangka penguatan pasar produk pertanian yang integratif dengan sektor pariwisata di Kabupaten Banyuwangi. 

Berikut beberapa indikator yang dirumuskan dalam strategi bauran pemasaran: 

1. Product (Produk) 

Produk merupakan elemen dasar yang utama dalam sebuah pemasaran, karena sebuah sistem pemasaran tidak akan berjalan baik apabila tidak ada produk yang diperjualbelikan. Produk terdiri dari barang dan jasa, melalui produk yang dihasilkan oleh seorang produsen, maka nilai manfaat yang melekat pada sebuah produk dapat dirasakan manfaatnya oleh konsumen. Pada kajian penelitian ini, sasaran produk yang diteliti adalah bahan baku kopi. 

2. Price (Harga) 

Harga merupakan komponen yang melekat pada sebuah produk, ketika sebuah produk tercipta, maka akan memiliki nilai tambah berdasarkan harga di setiap produknya. Harga yang melekat pada kopi di wilayah Gombengsari tidak semua sama, akan tetapi disesuaikan dengan jenisnya. Harga kopi bubuk jauh lebih besar dibandingkan harga kopi gelondongan. Harga kopi bubuk per kilogram rata-rata Rp. 80.000 sampai dengan Rp. 150.000. Sementara untuk harga kopi ose atau gelondongan rata-rata harga yang ditawarkan oleh petani antara Rp. 25.000 sampai dengan Rp. 50.000 per kilogram.

3. Place (Tempat) 

Pada bauran pemasaran, setelah produk dan harga, yang harus diperhatikan selanjutnya adalah kondisi tempat. suatu tempat yang digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan perusahaan untuk membuat produk dan produk tersebut dapat di  peroleh dan tersedia bagi pelanggan sasaran, yaitu dengan menyediakan saluran pemasaran, cakupan pasar, pengelompokan, lokasi, persediaan,transportasi. Saluran pemasaran yang terdapat pada pemasaran kopi di Wilayah Gombengsari secara keseluruhan para konsumen mengambil secara langsung ke petani kopi.

4. Promotion (Promosi)

Pada bauran pemasaran, promosi merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan bagi seorang produsen. Melalui promosi maka sebuah produk akan sampai kepada konsumen. Pada kajian penelitian ini, promosi yang dilakukan oleh petani kopi adalah melalui beberapa aplikasi sosial media . selain itu promosi juga melalui kegiatan atau event pariwisata. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

UAS Manajemen Pemasaran_Strategi Peningkatan Omzet Pada Produk Beras Merah Organik Melalui Pendekatan Manajemen Pemasaran

Tutorial membuat banner sederhana dengan coreldraw